Category Archives: IT

Apakah kursus online cocok untuk saya?

Teknologi kini semakin berkembang, untuk mendapat gelar S1 kita juga sudah dapat mengambil via online, bila kita googling menggunakan keyword “online diploma courses” atau “online degree programs” maka akan muncul banyak hasilnya.

Kini pun training/kursus online sudah mulai bermunculan, apakah ini cocok untuk semua orang? Apakah setiap orang bisa mengikuti kursus online ini?

Mula – mula yang paling jelas mengenai kursus online adalah mengenai waktu. Kebebasan waktu merupakan alasan utama orang – orang memilih kursus online. Tidak ada waktu yang khusus disisihkan untuk berada di suatu tempat, anda bisa memilih untuk belajar di pagi, siang, malam, kapanpun anda mau/sempat, anda juga tidak dikejar – kejar untuk pertemuan berikutnya, semua tergantung komitmen anda sendiri.

Kursus online pastinya menghemat biaya transportasi. Juga misalnya di saat cuaca buruk, anda tidak perlu memaksakan diri untuk ke tempat kursus maupun tercebak macet dalam perjalanan.

Kalau begitu, siapapun bisa dong mengambil kursus online? Bisa, tapi belum tentu cocok.

Apabila anda tergolong tipikal orang yang agak sulit berkomitmen dengan waktu, butuh seseorang untuk menerangkan dan tanya jawab langsung maka mungkin anda kurang cocok untuk mengambil kursus online, meskipun begitu, tidak ada salahnya jika anda mencoba, mungkin setelah mencoba, anda merasa nyaman dan mampu menyesuaikan dengan rutinitas anda 🙂

 

Advertisements

Pilih mana, komputer, laptop atau tablet?

Sekarang ini dari anak – anak hingga orang tua semua mulai menikmati internet, alasan paling utama biasanya adalah social media agar tetap bisa menjaga hubungan satu sama lain, meski tidak tertutup kemungkinan lewat email, skype, dll. Sehingga kadang muncul pertanyaan, kalau hanya untuk email, update status, atau sekedar skype atau main games santai, sebaiknya pilih yang mana ya?

Komputer (Desktop)

  • Dengan komputer, kita bisa memilih layar yang besar untuk kenyamanan
  • Bisa terhubung ke internet melalui modem
  • Tidak bisa mobile, misalkan anda memutuskan untuk meletakkan komputer di ruang keluarga, maka akan terus disana, ada effort untuk anda jika hendak mengirimkan email dari kamar

Laptop

  • Laptop pada dasarnya merupakan komputer yang bisa dibawa kemana-mana
  • Bisa digunakan dengan listrik/tanpa listrik, anda bisa memilih penggunaan full charge (lepas baterai), atau dengan baterai (harus dicharge dulu sebelum digunakan)
  • Layarnya menyatu, pilihan ukuran jadinya bisa terbatas (bagi yang ingin layar besar)
  • Bisa terhubung ke internet menggunakan modem wi fi, atau kalau sedang diluar rumah, bisa menggunakan modem yang terhubung via usb

Tablet

  • Kebanyakan tablet berukuran 7″ atau 10″
  • Ringan, tipis, ukurannya membuat tablet muat di tas kecil yang lebih bisa dibawa kemana saja
  • Kebanyakan tablet hanya bisa terhubung ke internet via wi fi
  • Harus digunakan dengan baterai, namun apabila baterai drop, sudah ada solusi power bank

Nah, itulah kira – kira yang bisa jadi pertimbangan kenapa memilih komputer atau laptop bahkan tablet

Pro dan kontra mengenai Blended Learning

Blended Learning juga tak lepas dari pro dan kontra, baik anda dari sisi peserta maupun sisi pemberi training. Masing – masing memiliki kekurangan dan kelebihannya.

Mari kita lihat dari sisi peserta
Kelebihan untuk “saya sebagai peserta”:

  • Belajar kapan pun saya mau
  • Belajar dengan kecepatan yang saya inginkan
  • Mendapatkan pengalaman belajar dengan metode berbeda
  • Ada waktu untuk memperdalam suatu topik, sebelum membahas dengan trainer

Kekurangannya:

  • Harus memiliki komitmen waktu, karena saat tidak face-to-face tidak ada waktu tersendiri untuk belajar

Kesimpulannya, bisa kita katakan bahwa blended learning memberikan peserta suatu kesempatan untuk mempelajari/mengembangkan suatu keahlian berdasarkan self motivation, manajemen waktu dan konsentrasi (kemampuan untuk tetap fokus)

Sekarang kita lihat dari sisi pemberi training, sisi pemberi training disini dalam hal ini bisa jadi adalah lembaga yang menyediakan training, maupun perusahaan yang men-support blended learning

Kelebihan untuk “saya sebagai penyedia training”:

  • Beban biaya operasional training berkurang, begitu juga dengan biaya instruktur yang harus dibayarkan
  • Untuk perusahaan, karyawannya masih tetap ada di kantor bekerja sekaligus mempelajari suatu keahlian/topik
  • Konten training bisa diadaptasikan sesuai kebutuhan bisnis

Kekurangannya:

  • Saya harus mencari orang yang tepat untuk mendeliver materi agar tujuan dari pembelajaran benar – benar tersampaikan
  • Peserta tetap membutuhkan face-to-face untuk melengkapi pembelajaran
  • Training harus lebih serius, tidak sekedar main – main

Apa itu Blended Learning

Blended Learning, bisa juga disebut dengan Hybrid Learning, sesuai dengan namanya merupakan suatu metode pembelajaran yang mengkombinasikan metode pembelajaran tatap muka dengan online learning.

Metode pembelajaran bisa berupa tatap muka sehari – hari, kemudian ada beberapa komponen pembelajaran e – learning yang disisipkan, maupun sebaliknya, kebanyakan pembelajaran e- learning, lalu disisipkan metode tatap muka untuk review atau untuk ujian.

Ada yang perlu diperhatikan oleh peserta saat hendak mengikuti metode pembelajaran ini adalah komitmen waktu untuk mempelajari suatu topik, kemampuan untuk beradaptasi dengan metode pembelajaran yang berbeda dari biasanya,

Metode pembelajaran ini bisa jadi menjadi suatu solusi yang baik untuk memenuhi kebutuhan market, dimana metode pembelajaran tatap muka dirasa sulit karena adanya kendala waktu maupun tempat, adanya pengurangan biaya operasional, peserta dapat menentukan sendiri kecepatan mereka dalam belajar, tidak terikat waktu namun tetap harus memiliki komitmen.

Lalu apa ada pro dan kontra nya mengenai Blended Learning? Baca di sini

Apa itu CBT/Competency Based Training?

Competency Based Training atau yang biasa disingkat menjadi CBT mengalami banyak kemajuan dewasa ini. CBT merupakan suatu proses belajar mengajar yang tidak seperti cara belajar tradisional. Dalam CBT, komputer yang telah dibekali software lah yang mengajar peserta.

Kelebihan dari metode pembelajaran ini adalah peserta dapat belajar sesuai kecepatan pemahaman masing – masing. Ini berarti peserta yang cepat paham dapat terus belajar tanpa perlu menunggu yang lain, sementara peserta yang lebih lambat dapat terus belajar di modul itu hingga mengerti tanpa merasa malu atau cemas akan menghambat peserta lainnya.

Seorang peserta dapat mempelajari banyak hal melalui CBT ini, misalnya corporate training, computer training, dll. Metode pembelajaran ini pun makin digemari karena kini siapapun dapat belajar tanpa perlu dibatasi ruang dan waktu. Mereka dapat menyesuaikan waktu pembelajaran sesuai dengan ketersediaan waktu mereka.

Umumnya CBT dibekali dengan tutorial interaktif, latihan, simulasi melalui video yang diakses online maupun dalam bentuk cd-rom.

Metode pembelajaran ini makin efektif digunakan untuk training peserta dalam skala besar dan memastikan semua peserta mendapatkan pemahaman yang sama, mengurangi penyesuaian jadwal, dan trainer juga lebih mudah dalam menyampaikan tujuan training.

Lalu, apakah metode CBT ini luput dari kekurangan? Tidak juga, metode ini juga memiliki kekurangan, dari segi biaya, teknologi ini menghabiskan biaya yang lebih besar ketimbang metode pembelajaran tradisional (untuk mengembangkan materi, biaya software maupun hardware yang digunakan), juga untuk peserta yang lebih menyukai interaksi dalam metode pembelajaran tradisional akan melihat pembelajaran dengan metode CBT sangat sulit bagi mereka.

Jadi metode pembelajaran tradisional di kelas maupun CBT masing – masing memiliki kekurangan dan kelebihannya masing – masing, tinggal kita menyesuaikan sesuai kebutuhan kita masing – masing 🙂

Manfaat belajar Jaringan Komputer *Updated

Seringkali orang memiliki persepsi yang salah, yaitu bahwa orang yang belajar Ilmu Jaringan Komputer adalah orang – orang yang spesialis dan professional di bidang jaringan komputer, yang nantinya bekerja di perusahaan – perusahaan besar dengan jaringan yang kompleks dan sistem pengamanan IT yang canggih.

Di era Internet yang serba “terkoneksi” ini, akses ke dunia maya sudah merupakan suatu “budaya” dari kehidupan manusia, terutama bagi mereka yang sehari – hari bertatap muka dengan komputer, dan menggunakan komputer untuk membantu segala pekerjaannya, walaupun ada juga yang memanfaatkan Internet hanya sebagai hiburan.

Tiba – tiba, dalam keadaan yang sangat membutuhkan koneksi internet, terjadi gangguan. Apa yang akan kita lakukan? Apakah menelpon call center dari Provider Internet kita? Atau memulai untuk mencoba menemukan solusi atas masalah jaringan komputer yang sedang kita alami? Menurut survey yang dilakukan pada IT-Helpdesk Internet Service Provider di Indonesia, sebagian besar gangguan yang butuh penanggulangan lama adalah gangguan yang terjadi di Pihak Customer, entah itu perubahan konfigurasi yang tidak disengaja, ataupun hardware yang mengalami gangguan, karena gangguan semacam itu menuntut pihak IT-Helpdesk untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dari jarak jauh, yang tentunya membutuhkan waktu.

Bandingkan dengan kondisi begini : Jika terjadi gangguan internet, kita sebagai pengguna internet bisa mencoba memulai trouble-shooting sebagai berikut :

1. cek media jaringan anda, apakah secara fisik, semua media jaringan sudah dipasang / diaktifkan dengan benar? Media jaringan mencakup hardware jaringan komputer seperti modem GSM / CDMA, kabel LAN, Wireless Receiver, Wireless Router, Switch, modem, dsb.

2. cek IP Address, apakah device anda sudah mendapat IP Address yang benar?

3. cek konektivitas Local Area Network (LAN) dengan melakukan “ping” ke modem / router anda

4. cek konfigurasi modem / router, apakah masih sesuai dengan yang seharusnya?

Jika tahap – tahap tersebut sudah anda lakukan dan anda yakin bahwa semua berfungsi dengan baik dan benar, namun permasalahan belum terselesaikan, ini berarti gangguan bukan pada peralatan anda (Customer Premises Equipment / CPE). Untuk itu, anda boleh menghubungi Internet Service Provider (ISP) anda  untuk meminta bantuan perbaikan.

Namun pada kondisi lain, Jika ternyata tahap – tahap tersebut sudah anda lakukan, dan anda berhasil menemukan kesalahan di Local Area Network dan memperbaikinya, maka berarti kegiatan anda untuk memanfaatkan internet bisa tetap berlangsung kembali. Keadaan seperti ini adalah suatu perwujudan dari masyarakat yang sudah tidak buta teknologi, sudah mandiri dan tidak terlalu tergantung pada pihak lain. Keadaan ini tentunya merupakan suatu kondisi ideal yang kita harapkan, dimana penghematan waktu (bahkan biaya) bisa kita lakukan, dan pekerjaan kita tidak tertunda terlalu lama.

Pada beberapa kasus, orang – orang yang belajar ilmu jaringan komputer dimana tujuan awalnya adalah untuk “sekedar untuk menambah ilmu”, menemukan bahwa ternyata ilmu jaringan komputer ini membuka suatu lahan wiraswasta baru bagi mereka, contohnya adalah para pengusaha warnet.

Masih banyak lagi contoh manfaat kita belajar Ilmu Jaringan Komputer. Untuk pembelajaran yang maksimal, pastikan anda belajar ilmu komputer di institusi yang terpercaya, dengan komposisi praktikum yang memadai sehingga anda bisa menguasai ilmu Jaringan Komputer dengan baik.

Di Binus Center ada Special Class Network Administrator loh. Yuk cek jadwalnya di sini

Anda telah menggunakan teknologi “Cloud” !!

Topik mengenai cloud computing akhir – akhir ini makin ramai dibicarakan, makin banyak artikel mengenai cloud, makin banyak perusahaan menggunakan cloud ataupun menuju penggunaan cloud.

Namun, masih banyak juga yang bertanya – tanya, apa sebenarnya cloud itu, bagaimana cara kerjanya, apa keuntungannya, bagaimana cara menggunakan cloud, hingga, apa hubungannya dengan awan sehingga bernama cloud?

Jika anda pengguna internet atau paling tidak sering menggunakan internet, sebenarnya tanpa anda sadari, anda sudah menggunakan teknologi ini, melalui hal – hal berikut ini:

1. Kerjasama
Melalui internet, kita bisa bekerja satu sama lain dan saling membagi data, meski kita berada di 1 ruangan yang sama maupun saling terpisah satu sama lainnya. Hanya dengan beberapa klik, kita dapat saling membagi foto, lagu, video, slide presentasi, dsb.
Nah jika anda menggunakan jasa sharing melalui dropbox, google drive dll sebenarnya anda sudah menggunakan teknologi cloud ini. Jasa sharing seperti dropbox, google drive, menyimpan data anda di cloud sehingga dapat diakses dari mana saja menggunakan internet dan dapat diupdate kapan saja.
Siapa saja yang bisa mengakses dan mengupdate data ini? Anda sendiri, ataupun orang – orang yang anda berikan hak aksesnya.
Hanya file itu saja? Tidak juga, situs seperti Delicious maupun Google menawarkan fitur bookmarks, anda sedang browsing, anda menemukan situs yang menarik, tapi ini bukan pc anda dan ingin mengaksesnya di pc anda sendiri? Bisa, cukup login, lalu saat anda berada di pc anda, login kembali, synchronize, dan voila~ anda bisa edit/update bookmarks anda, cukup menarik bukan?

2. Penyimpanan
Salah satu ciri utama dari penggunaan teknologi cloud adalah penyimpanan. Misalkan dropbox, mediafire, google drive menawarkan jasa untuk menyimpan data anda dan anda dapat mengaksesnya darimana saja, umumnya jasa yang ditawarkan size nya juga tidak sedikit. File seperti lagu, video, umumnya cukup besar, dan terkadang lebih mudah untuk menyimpannya di cloud daripada harus membawa – bawa USB disk, belum lagi resiko terkena virus, bila anda memasang di pc/laptop yang memiliki virus. Banyak orang juga menggunakan teknologi cloud untuk menyimpan backup komputer mereka.

3. Hiburan
Banyak situs music – streaming maupun acara tv streaming yang menggunakan teknologi cloud, contohnya seperti Netflix, iPlayer, Spotify maupun Pandora. Dengan menggunakan cloud, memungkinkan mereka untuk menyimpan data dan file berukuran besar dan dapat diakses oleh sejumlah besar user.
Bagaimana dengan game? Cloud gaming juga sudah mulai populer. User dapat memainkan game, meskipun game tersebut tidak terinstal di device mereka, maupun, mereka memiliki pc berspek rendah, namun tetap bisa memainkan game yang seharusnya membutuhkan spek yang lebih, karena sudah dicover di server. contoh cloud gaming, Big Fish maupun GamingAnywhere yang merupakan game opensource pertama

4. Komunikasi
Hal paling simpel yang anda tidak sadari bahwa anda telah menggunakan teknologi cloud adalah email. Gmail, yahoo, hotmail semuanya merupakan bentuk cloud. Email dan kontak anda tidak semata – mata disimpan di pc anda, tapi di cloud server yang memungkinkan anda mengaksesnya dimana saja, bahkan melalui device lain selain pc.

5. Social Networking
Banyak soc-net yang penggunanya telah mencapai jutaan dan menggunakan teknologi cloud membuat jasa mereka lebih stabil dan tersedia. Jadi kapanpun anda mengupload foto atau video di facebook atau memposting status di twitter, sebenarnya anda telah menggunakan teknologi cloud 🙂

Jadi, sudahkah anda memiliki gambaran jelas mengenai teknologi cloud computing ini? Bahkan sebenarnya tanpa anda sadari, anda telah menggunakannya!
Ingin mempelajari lebih lanjut atau membangun teknologi ini? di BINUSCENTER tersedia loh 🙂