Tag Archives: internet

Apa itu Blended Learning

Blended Learning, bisa juga disebut dengan Hybrid Learning, sesuai dengan namanya merupakan suatu metode pembelajaran yang mengkombinasikan metode pembelajaran tatap muka dengan online learning.

Metode pembelajaran bisa berupa tatap muka sehari – hari, kemudian ada beberapa komponen pembelajaran e – learning yang disisipkan, maupun sebaliknya, kebanyakan pembelajaran e- learning, lalu disisipkan metode tatap muka untuk review atau untuk ujian.

Ada yang perlu diperhatikan oleh peserta saat hendak mengikuti metode pembelajaran ini adalah komitmen waktu untuk mempelajari suatu topik, kemampuan untuk beradaptasi dengan metode pembelajaran yang berbeda dari biasanya,

Metode pembelajaran ini bisa jadi menjadi suatu solusi yang baik untuk memenuhi kebutuhan market, dimana metode pembelajaran tatap muka dirasa sulit karena adanya kendala waktu maupun tempat, adanya pengurangan biaya operasional, peserta dapat menentukan sendiri kecepatan mereka dalam belajar, tidak terikat waktu namun tetap harus memiliki komitmen.

Lalu apa ada pro dan kontra nya mengenai Blended Learning? Baca di sini

Advertisements

Anda telah menggunakan teknologi “Cloud” !!

Topik mengenai cloud computing akhir – akhir ini makin ramai dibicarakan, makin banyak artikel mengenai cloud, makin banyak perusahaan menggunakan cloud ataupun menuju penggunaan cloud.

Namun, masih banyak juga yang bertanya – tanya, apa sebenarnya cloud itu, bagaimana cara kerjanya, apa keuntungannya, bagaimana cara menggunakan cloud, hingga, apa hubungannya dengan awan sehingga bernama cloud?

Jika anda pengguna internet atau paling tidak sering menggunakan internet, sebenarnya tanpa anda sadari, anda sudah menggunakan teknologi ini, melalui hal – hal berikut ini:

1. Kerjasama
Melalui internet, kita bisa bekerja satu sama lain dan saling membagi data, meski kita berada di 1 ruangan yang sama maupun saling terpisah satu sama lainnya. Hanya dengan beberapa klik, kita dapat saling membagi foto, lagu, video, slide presentasi, dsb.
Nah jika anda menggunakan jasa sharing melalui dropbox, google drive dll sebenarnya anda sudah menggunakan teknologi cloud ini. Jasa sharing seperti dropbox, google drive, menyimpan data anda di cloud sehingga dapat diakses dari mana saja menggunakan internet dan dapat diupdate kapan saja.
Siapa saja yang bisa mengakses dan mengupdate data ini? Anda sendiri, ataupun orang – orang yang anda berikan hak aksesnya.
Hanya file itu saja? Tidak juga, situs seperti Delicious maupun Google menawarkan fitur bookmarks, anda sedang browsing, anda menemukan situs yang menarik, tapi ini bukan pc anda dan ingin mengaksesnya di pc anda sendiri? Bisa, cukup login, lalu saat anda berada di pc anda, login kembali, synchronize, dan voila~ anda bisa edit/update bookmarks anda, cukup menarik bukan?

2. Penyimpanan
Salah satu ciri utama dari penggunaan teknologi cloud adalah penyimpanan. Misalkan dropbox, mediafire, google drive menawarkan jasa untuk menyimpan data anda dan anda dapat mengaksesnya darimana saja, umumnya jasa yang ditawarkan size nya juga tidak sedikit. File seperti lagu, video, umumnya cukup besar, dan terkadang lebih mudah untuk menyimpannya di cloud daripada harus membawa – bawa USB disk, belum lagi resiko terkena virus, bila anda memasang di pc/laptop yang memiliki virus. Banyak orang juga menggunakan teknologi cloud untuk menyimpan backup komputer mereka.

3. Hiburan
Banyak situs music – streaming maupun acara tv streaming yang menggunakan teknologi cloud, contohnya seperti Netflix, iPlayer, Spotify maupun Pandora. Dengan menggunakan cloud, memungkinkan mereka untuk menyimpan data dan file berukuran besar dan dapat diakses oleh sejumlah besar user.
Bagaimana dengan game? Cloud gaming juga sudah mulai populer. User dapat memainkan game, meskipun game tersebut tidak terinstal di device mereka, maupun, mereka memiliki pc berspek rendah, namun tetap bisa memainkan game yang seharusnya membutuhkan spek yang lebih, karena sudah dicover di server. contoh cloud gaming, Big Fish maupun GamingAnywhere yang merupakan game opensource pertama

4. Komunikasi
Hal paling simpel yang anda tidak sadari bahwa anda telah menggunakan teknologi cloud adalah email. Gmail, yahoo, hotmail semuanya merupakan bentuk cloud. Email dan kontak anda tidak semata – mata disimpan di pc anda, tapi di cloud server yang memungkinkan anda mengaksesnya dimana saja, bahkan melalui device lain selain pc.

5. Social Networking
Banyak soc-net yang penggunanya telah mencapai jutaan dan menggunakan teknologi cloud membuat jasa mereka lebih stabil dan tersedia. Jadi kapanpun anda mengupload foto atau video di facebook atau memposting status di twitter, sebenarnya anda telah menggunakan teknologi cloud 🙂

Jadi, sudahkah anda memiliki gambaran jelas mengenai teknologi cloud computing ini? Bahkan sebenarnya tanpa anda sadari, anda telah menggunakannya!
Ingin mempelajari lebih lanjut atau membangun teknologi ini? di BINUSCENTER tersedia loh 🙂

Mengenal Cloud Computing lebih lanjut

Trend yang makin berkembang akhir – akhir ini di dunia teknologi informasi adalah mengenai cloud computing. Kunci yang penting untuk terhubung ke “cloud” adalah jaringan. Tanpa jaringan, tidak mungkin ada cloud. Kali ini kita akan membahas bagaimana membangun suatu jaringan agar siap terhubung ke cloud. Sebelum kita langsung membahas mengenai bagaimana menyiapkan sebuah jaringan agar siap terhubung ke cloud, ada baiknya kita mengerti mengenai istilah layanan cloud (cloud services) dan model pendistribusiannya (deployment models). Cloud services menjelaskan mengenai jenis layanan yang ditawarkan, sementara deployment model menjelaskan mengenai bagaimana cloud akan didistribusikan. Ini adalah model layanan cloud:

  • Infrastructure as a service (IaaS). Model layanan ini menyiapkan user dengan pemrosesan, penyimpanan, jaringan dan infrastruktur sumber komputasi lainnya. User tidak dapat mengatur infrastruktur, namun tetap dapat mengatur OS (operating system), aplikasi dan programming framework yang digunakan dalam infrastruktur tersebut.
  • Platform as a service (PaaS). Model layanan ini mengijinkan user untuk mendistribusikan aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa programming tertentu untuk framework dan tool yang digunakan di infrastruktur cloud.  User tidak dapat mengatur infrastruktur, namun memiliki kontrol penuh atas aplikasi yang didistribusikan.
  • Software as a service (SaaS). Model layanan ini mengijinkan user untuk mengakses aplikasi yang dijalankan di cloud. User tidak perlu mengelola infrastruktur atau aplikasi selain aplikasi yang sudah dibatasi settingnya ini. Cukup mengaksesnya saja.

Sementara itu, berikut merupakan model layanan yang dapat dijalankan:

  • Private Cloud. Sesuai dengan namanya, semata – mata hanya untuk 1 organisasi. Dapat dikelola langsung oleh organisasi itu sendiri maupun pihak lain, dimana dapat berada di tempat terpisah.
  • Public Cloud. Dibuka untuk umum. Dimiliki dan diatur oleh penyedia layanan cloud.
  • Hybrid Cloud. Menggabungkan 2 atau lebih model layanan cloud (private dan public).
  • Community Cloud. Infrastruktur dibagi oleh beberapa organisasi dan mendukung suatu komuntas tertentu

Lalu, bagaimana dengan jaringannya? Apakah ada perubahan? Cloud Computing mengubah apa yang ada di jaringan. Oleh karena itu, perlu beberapa penyesuaian agar cloud computing bisa digunakan:

  • Infrastruktur. Belakangan ini infrastruktur dibuat secara virtual maupun dibuat menuju kesana. Infrastruktur dapat diprogram dan server dan aplikasi memiliki mobilitas.
  • Aplikasi. Jenis aplikasi yang berjalan di cloud akan membuat jaringan berubah. Karena kebanyakan aplikasi kini sangat data intensive, menawarkan proses paralel dan ter – cluster.
  • Access. Virtual desktop menjadi populer. Mobile device juga memerlukan akses ke cloud.
  • Traffic.

Lalu bagaimana dengan data? Data tetap harus melintas antar komputer dan komponen penyimpan dari sebuah aplikasi, kemudian ke user pengguna aplikasi tersebut. Security tetap perlu diaplikasikan untuk memastikan akses diberikan ke siapapun yang memerlukan. Kualitas layanan (Quality of Service) jaringan juga perlu diperhatikan.

Jadi, inilah yang dibutuhkan agar cloud ready. Arsitektur jaringan perlu dibuat fleksibel, network services harus ditempatkan tidak bergantung pada lokasi apapun, maksudnya adalah layanan segera dikirimkan kapanpun, dimanapun user mengakses aplikasi maupun data.

Vendor utama jaringan seperti CISCO dan Juniper membantu banyak perusahaan untuk bermigrasi ke cloud. Bekerja sama dengan vendor untuk membantu menyediakan jaringan yang cloud ready merupakan solusi terbaik terutama untuk perusahaan yang belum berpengalaman dengan cloud sebelumnya.

Dapatkan info mengenai cloud computing juga disini

 

Teknologi Cloud Computing

Cloud Computing adalah suatu layanan di internet, merupakan teknologi yang menggunakan internet dan central remote servers untuk menjaga data, angka maupun aplikasi.

Kini, teknologi Cloud Computing telah menjadi suatu prioritas karena aplikasi proyek yang ada terlalu padat karena memerlukan banyak maintenance dan support. Anda tidak membayar untuk apa yang anda gunakan, tapi semua fitur ada bersama dengan aplikasi itu dan tetap membutuhkan space, hal ini dimaksudkan agar anda dapat menggunakan aplikasi tersebut tanpa perlu instalasi dan dapat menyimpan file – file personal anda di tempat lain dengan akses internet saja.

Contoh yang gampang mengenai cloud computing adalah email di yahoo, gmail, dll. Anda hanya membutuhkan koneksi internet untuk dapat menerima dan mengirim email. Teknologi yang digunakan berfungsi di 3 bagian, yaitu aplikasi, penyimpanan dan koneksi. Apapun tujuan orang – orang di dunia ini, individual maupun kelompok menggunakan 3 bagian teknologi tersebut.

Cloud computing dapat bersifat privat maupun publik.  Jasa cloud computing yang publik berarti file akan dapat diakses siapa saja melalui internet. Sedangkan jasa cloud computing yang bersifat privat umumnya merupakan milik kalangan terbatas. Bisa saja berupa data center yang menyediakan layanan terbatas untuk orang – orang tertentu.

Dengan cloud computing, anda tidak lagi memerlukan harddisk untuk menyimpan semua data anda. Semua data juga dapat diakses melalui computing gadget yang memiliki koneksi internet. Keuntungan terbesar yang umumnya dinikmati para pengguna cloud computing adalah mereka tidak perlu mengkuatirkan kehilangan data karena adanya autosave, back up harian. Hanya saja security tetap harus diperhatikan karena semua informasi tersebut umumnya memerlukan password untuk mengaksesnya.

Sudahkah anda terbiasa dengan cloud computing?

Dapatkan info mengenai cloud computing juga disini