Tag Archives: metode pembelajaran

Blended Learning – apa itu?

Metode pembelajaran makin lama semakin berkembang. Kini telah hadir Blended Learning, kombinasi pembelajaran di kelas, secara tatap muka yang digabungkan dengan modul yang telah diintegrasikan dengan teknologi informasi.

Ada beberapa contoh variasi pembelajaran blended learning:

– materi dibawakan seluruhnya di kelas, namun diberikan juga link atau video untuk menambah wawasan peserta mengenai topik tersebut

– adanya rotasi antara pembelajaran tatap muka dan secara online

– hampir semua pembelajaran dilakukan online. Beberapa pertemuan tatap muka tetap dilakukan namun hanya jika diperlukan.

– Lab online. semua materi dan pembelajaran di sediakan secara softcopy namun dalam sebuah kelas/lab komputer. Pengajar berinteraksi dengan peserta menggunakan email/forum diskusi/video conference/video yang telah direkam sebelumnya

– Peserta berada di lokasi nya masing – masing, pembelajaran full dilakukan secara online, namun ada waktu tatap muka yang wajib dilakukan, misalnya briefing awal pembelajaran atau ujian

Mengapa metode pembelajaran ini dikenalkan? Karena materi dapat diakses di berbagai platform, misalnya moodle, youtube, dll.

Para peserta juga dapat mempersiapkan diri sebelum pembelajaran atau dapat belajar sesuai kecepatan mereka masing – masing. Serta dengan adanya bagian tatap muka, peserta yang ragu dengan persepsi nya dapat menyamakan persepsi nya saat pertemuan tatap muka tersebut. Peserta juga dapat lebih “kaya” dalam mengakses materi pembelajaran.

Bagaimana dengan kalian, tertarik kah dengan blended learning? Di Binuscenter juga sudah ada metode ini 🙂

Apakah kursus online cocok untuk saya?

Teknologi kini semakin berkembang, untuk mendapat gelar S1 kita juga sudah dapat mengambil via online, bila kita googling menggunakan keyword “online diploma courses” atau “online degree programs” maka akan muncul banyak hasilnya.

Kini pun training/kursus online sudah mulai bermunculan, apakah ini cocok untuk semua orang? Apakah setiap orang bisa mengikuti kursus online ini?

Mula – mula yang paling jelas mengenai kursus online adalah mengenai waktu. Kebebasan waktu merupakan alasan utama orang – orang memilih kursus online. Tidak ada waktu yang khusus disisihkan untuk berada di suatu tempat, anda bisa memilih untuk belajar di pagi, siang, malam, kapanpun anda mau/sempat, anda juga tidak dikejar – kejar untuk pertemuan berikutnya, semua tergantung komitmen anda sendiri.

Kursus online pastinya menghemat biaya transportasi. Juga misalnya di saat cuaca buruk, anda tidak perlu memaksakan diri untuk ke tempat kursus maupun tercebak macet dalam perjalanan.

Kalau begitu, siapapun bisa dong mengambil kursus online? Bisa, tapi belum tentu cocok.

Apabila anda tergolong tipikal orang yang agak sulit berkomitmen dengan waktu, butuh seseorang untuk menerangkan dan tanya jawab langsung maka mungkin anda kurang cocok untuk mengambil kursus online, meskipun begitu, tidak ada salahnya jika anda mencoba, mungkin setelah mencoba, anda merasa nyaman dan mampu menyesuaikan dengan rutinitas anda 🙂

 

Pro dan kontra mengenai Blended Learning

Blended Learning juga tak lepas dari pro dan kontra, baik anda dari sisi peserta maupun sisi pemberi training. Masing – masing memiliki kekurangan dan kelebihannya.

Mari kita lihat dari sisi peserta
Kelebihan untuk “saya sebagai peserta”:

  • Belajar kapan pun saya mau
  • Belajar dengan kecepatan yang saya inginkan
  • Mendapatkan pengalaman belajar dengan metode berbeda
  • Ada waktu untuk memperdalam suatu topik, sebelum membahas dengan trainer

Kekurangannya:

  • Harus memiliki komitmen waktu, karena saat tidak face-to-face tidak ada waktu tersendiri untuk belajar

Kesimpulannya, bisa kita katakan bahwa blended learning memberikan peserta suatu kesempatan untuk mempelajari/mengembangkan suatu keahlian berdasarkan self motivation, manajemen waktu dan konsentrasi (kemampuan untuk tetap fokus)

Sekarang kita lihat dari sisi pemberi training, sisi pemberi training disini dalam hal ini bisa jadi adalah lembaga yang menyediakan training, maupun perusahaan yang men-support blended learning

Kelebihan untuk “saya sebagai penyedia training”:

  • Beban biaya operasional training berkurang, begitu juga dengan biaya instruktur yang harus dibayarkan
  • Untuk perusahaan, karyawannya masih tetap ada di kantor bekerja sekaligus mempelajari suatu keahlian/topik
  • Konten training bisa diadaptasikan sesuai kebutuhan bisnis

Kekurangannya:

  • Saya harus mencari orang yang tepat untuk mendeliver materi agar tujuan dari pembelajaran benar – benar tersampaikan
  • Peserta tetap membutuhkan face-to-face untuk melengkapi pembelajaran
  • Training harus lebih serius, tidak sekedar main – main

Apa itu Blended Learning

Blended Learning, bisa juga disebut dengan Hybrid Learning, sesuai dengan namanya merupakan suatu metode pembelajaran yang mengkombinasikan metode pembelajaran tatap muka dengan online learning.

Metode pembelajaran bisa berupa tatap muka sehari – hari, kemudian ada beberapa komponen pembelajaran e – learning yang disisipkan, maupun sebaliknya, kebanyakan pembelajaran e- learning, lalu disisipkan metode tatap muka untuk review atau untuk ujian.

Ada yang perlu diperhatikan oleh peserta saat hendak mengikuti metode pembelajaran ini adalah komitmen waktu untuk mempelajari suatu topik, kemampuan untuk beradaptasi dengan metode pembelajaran yang berbeda dari biasanya,

Metode pembelajaran ini bisa jadi menjadi suatu solusi yang baik untuk memenuhi kebutuhan market, dimana metode pembelajaran tatap muka dirasa sulit karena adanya kendala waktu maupun tempat, adanya pengurangan biaya operasional, peserta dapat menentukan sendiri kecepatan mereka dalam belajar, tidak terikat waktu namun tetap harus memiliki komitmen.

Lalu apa ada pro dan kontra nya mengenai Blended Learning? Baca di sini